Anjay!


Malam ini saya lumayan berpikir keras untuk melakukan sesuatu saat berada di kereta menuju Semarang. Kursi sebelah, kosong. Depan juga kosong. Seberang kiri juga kosong. Ada juga penumpang yang berada agak lumayan ke kiri agak ke belakang, sepasang muda mudi dengan asyik ngobrol yang saya yakin samar-samar masih bahas masalah pelik perkuliahan duniawi dari jaman dulu, skripsweet-scarypsi-atau apalah namanya sekarang. Mau ikut gabung, rasa-rasanya ilmu PDKT saat ini, sudah agak kurang tune-in, takut malah garing pas cari cara masuk, nanti malah gak dapet punch-line kayak Ridwan Remin sering bilang.

Nonton film ”Red Alert” –yang sekarang lumayan sedang jadi “fyp” kata orang tiktod– juga sudah selesai dengan baik. Pencarian telur Cleopatra ketiga yang dibungkus dalam genre Comedy Adventure buat saya so-so-lah, apalagi ditambah datangnya Mba Dalgona, –sorry– maksudnya Gal Gadot, jadi menambah sajian menarik buat dilihat. Mungkin hampir mirip kayak penambahan “Red cherry at the top of birthday cake” kali ya. Jadi semacam pemanis lewat jalur distraction color buat dapetin attention, meskipun kalo buat anak-anak itu gak terlalu penting dibandingkan hiasan Little Pony atau bahkan Princess Olaf-nya.

Lanjut masalah film.

Celakanya, setelah selesai nonton “Red Alert” tadi, -sinyal operator plat merah yang saya pakai-  sepanjang Pantura ternyata makin ambyar wujudnya. Mau nonton tapi delay-nya parah, sama kayak adegan action mau lempar granat atau adegan romantis mau ********, tinggal masuk klimaksnya terus berhenti sambal muter-muter di tengah layar. Sama kayak dulu tuh, jaman tahun 2000-an awal, saat internet masih belum sepopuler ini dan telepon seluler masih terbatas hanya juragan cengkeh yang punya, yang namanya lihat film itu ya cuma bisa di televisi konvensional saja. Bioskop mungkin ada di kota-kota ya. Di desa, mana mungkin orang-orang tahu. Sempet ngalamin itu kan? Masih inget? Misal nih, pas kalian lihat film Mohabatein atau vampire lompat-lompat tiba-tiba mati listrik! Mirip gitu. Atau malah kayak pengen pipis, tapi pas mau masuk toilet, ada tulisan “Sorry! Hari ini tutup, datang lagi besok ya! Petugas sedang liburan ke Bali”.

Eh, Anjay!

Kereta, 14 November 2021

Author: Triyoga AP

Salam kenal, panggil saja Yoga. Suka travelling dari dulu (kebanyakan solo backpacker). Suka fotografi (meskipun bukan profesional). Kadang-kadang mengisi waktu luang dengan naik gunung, camping ceria, gowes, trail running, sama woodworking. Di sela-sela kegiatan itu, saya juga masuk jamaah penyeduh kopi mandiri di rumah. Kebanyakan manual brewing. Semoga dapat bertemu di dunia nyata. Cheers!! :)

4 thoughts on “Anjay!”

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: