Kepala Dua


Rencanamu bertumpuk-tumpuk jumlahnya kan? Terkadang Ada A, B, C hingga tak berujung dan tak menentu. *Dan anehnya*, satu minggu lagi, rencana itu berubah, jumlahnya sama, namun rencananya tak ada yang sama. Kalau dibilang labil, ah yang kutahu usiamu sudah kepala dua, kalau dibilang masih anak kecil, rasanya pun juga tak tepat. Lagi-lagi, yang menepis hanya satu, usiamu sudah kepala dua.   Continue reading “Kepala Dua”

%d bloggers like this: