One Day Escape ke Dusun Bambu


Hello Bandung!!

Rasanya, sudah berbulan-bulan lamanya gak menjejakkan kaki di tanah pasundan. Meskipun judulnya cuma numpang tidur di bandung selama 5,5 tahun. Bentar, lo kok lama? Entah ini alasan karena hubungannya sama cinta bandung atau malah judulnya jatuh-cinta-jatuh-bangun-jungkir-balik sama skripsweet, tapi entah kenapa bandung begitu membekas. (termasuk masalah hati. heuheuheu) 

Tanggal 7 kemarin, tepat. Saya dan istri ikutan paketan BigBird jalan-jalan. Lumayan, PP Bandung-Jakarta Rp. 225.000 dengan rute yang kami pilih adalah Pergi-Dusun Bambu-Rumah Mode-Pulang. Katanya sih tempatnya lumayan ngehitz bambang plus kata saudara lokasi disana bagus buat pre wedding. Makannya kami pilih kesana. Bukan karena mau pre wedding ya (udah lewat nikahnya), cuma penasaran aja sekalian cari referensi suasana aja buat motret.


Saya jelaskan singkat ya mengenai BigBird Jalan-jalan (BBJJ).

Jadi, BBJJ merupakan salah satu program Blue Bird Group yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu mulai tanggal 7 Januari s/d 26 Februari 2017. BBJJ program Januari-Februari mempunyai 3 tujuan utama The Jungle (250K/orang), Cirebon (295K/orang) dan Bandung (225K/orang).

Nah, ke Bandung juga ada beberapa rute tujuan utama. De Ranch, Farm House, Dusun Bambu dan Lodge Maribaya. Dengan tujuan kedua pasti ke Rumah Mode. Dibedakan oleh hari Sabtu dan Minggu. Dari Jakarta ini titik kumpulnya ada dua. Pertama sevel Blok M Plaza dan Taman Mini Square. Penjemputan pukul 06.00 WIB.

So, why ambil paketan BigBird?

Pertama, murah. Karena biasanya untuk ke Bandung dari Jakarta saja naik kereta sekitar 80K-120K. Akhir pekan, biasanya tuh yang ada tinggal rata atas. Pake bus? Macet. Belum kalo udah sampe di Bandung, sewa motor seharian mungkin sekitar 70ribu. #heuheuheu

Kedua, lokasi wisatanya pas banget sama yang pengen dituju. Jadi sekalian aja mumpung istri juga lagi suntuk pengen jalan-jalan. 🙂

Info BBJJ ini saya share di beberapa group, dan kebetulan gak disengaja pas banget sama Pak Yudo, temen kantor yang ambil di rute sama dan hari yang sama. Jadilah kami ini bapak-bapak yang nemenin istri ngidam jalan-jalan. hehe. . *Matur nuwun Pak Yudo dan keluarga, sudah bersedia ntraktir nyemil makanan di sana. :)*


Perjalanan dari Jakarta ke Dusun Bambu ditempuh kurang lebih 4,5 jam lewat tol Padalarang. Sabtu pagi jalan masih aman, gak ada macet. Ya palingan macet pas keluar dari tol Padalarang. 

Sesampainya di Dusun Bambu, berhubung tiket sudah tersedia, tinggal duduk manis kemudian datang tiket dengan sendirinya. Harga tiketnya sendiri 20 ribu ya. Bisa ditukarkan tanaman atau minuman. 

Pertama kali masuk, kita diberi pilihan 2 nih. Naik wara-wiri atau jalan kaki. Tips dari saya, mendingan jalan kaki menelusuri sawah karena cuma berjalan 10 menit. Disamping itu, wara-wiri ini gak terlalu jauh kok jalannya. Paling 3 menit sampai ke shelter/haltenya wara-wiri. 

dusun-bambu-suwar-suwir

Transportasi Unik di Dusun Bambu  (Wara-wiri)

Setelah turun dari wara-wiri, saya langsung menuju ke Lutung Kasarung, kayak kepompong yang ada dijalan layang, bahkan beberapa orang bilang Sangkar Burung. Meskipun kalo dilihat sih, Lutung Kasarung ini sebenernya cuma tempat makan ya. Untuk sewa tempatnya harus nebus perjamnya 100ribu. Nah berhubung gak masuk budget, jadi cuma foto-foto syantik aja. 🙂  Tapi jika memang pas budgeting mencukupi, silahkan masuk dan menikmati santap siang dengan udara sepoi-sepoi. hehe. .  

Ada juga wahana anak-anak yang berada di bawah “jalan layang”, Labyrint/labirin. Sama kayak labirin di balai kota Bandung cuma ini agak mini. Versi buat anak-anak. 🙂

Setelah dari “trekking” singkat di jalan yang sama dengan Lutung Kasarung, kemudian lanjut lagi ke Sampan Sangkuriang. Di tempat ini bisa sewa perahu, dari yang pakai baterai sampai yang cuma pakai dayung bambu. Harganya bervariatif, kami kalo gak salah sih per orang 20ribu dengan waktu cuma 10 menit. Mahal sih, cuma pengen naik aja. #heuheuheu

 

Setelah gowes singkat di danau, kami langsung kembali ke jalur untuk naik ke tepian sungai kecil dan taman bunga. Di dekat sana juga terdapat kereta-kereta mainan untuk anak anak. Sedangkan taman bunganya kalo dipikir, sudah hampir kayak yang ada di Baturraden (Purwokerto) ya. Semoga pengunjung sudah semakin dewasa untuk tidak selfie sukesih sambil glongsoran diatas bunga.  

Sungai kecil disana juga menarik. Buat kami yang tinggal di Jakarta yang sungainya bau ketek, warnanya hitam dan banyak sampah lumayan seger juga liat sungai kecil disana. Masih bisa buat mainan anak-anak, basah-basahan ala-ala juga oke. 

gemericik-air-dusun-bambu

Aika sama Ara Mainan di Sungai Kecil

Nah berhubung waktu terbatas, yang cuma dialokasikan 4 jam memang agak susah buat pecicilan kesana kemari. hehe. . Mentok palingan ya cuma duduk singkat, jeprat-jepret secukupnya. Itupun dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Udah berasa mbolang aja kalo gini. Wkwkwk. . 

Satu lagi tempat mbois buat istirahat itu ada di dekat sungai kecil. Lapangan sintetis yang di dalam kompleksnya juga ada shower room dan toilet lengkap bisa jadi pilihan selonjoran sore hari. Tapi jangan siang lo ya, panasnya minta ampun. Apalagi berjemur kayak orang luar juga takut dikira orang gila. haha. . 

lapangan-rumput-sintetis-dusun-bambu

Lapangan Sintetis (Recomended buat Selonjoran)

 


Poin-poin Penting alias Tips and Trik

  1. Untuk saya pribadi paketan one day trip ini tergolong murah meskipun hanya 2 tempat saja, Dusun Bambu dan Rumah Mode. Tapi menurut saya sudah cukup buat kaki lemes. Hehe. . Karena di dusun bambu tempatnya lumayan luas dan memakan banyak waktu.
  2. Alokasi waktu di Dusun Bambu sangat sedikit, hanya 4 jam. Untuk saya dan istri yang memang belum ada bawaan anak-anakpun dirasa masih terlalu singkat dengan lokasi yang lumayan guede. Jadi untuk keluarga yang memang punya anak kecil-kecil kayaknya perlu dipertimbangkan kembali karena ujung-ujungnya bukan lagi jalan-jalan tapi agak sedikit lari-lari. 🙂
  3. Nah untuk menyiasati nomor 2 itu tadi. Menurut informasi yang ada di web blue bird tertulis kayak gini “Rombongan dengan minimum 8 peserta dapat memilih perjalanan dengan rute yang sudah tersedia“. Naaaaah, sudah ketahuan cara hack tripnya kan? hehehe :mrgreen:
  4. Dusun Bambu ini punya banyak wahana/spot di dalamnya. Untuk temen-temen yang sudah punya keluarga sangat direkomendasikan. Tapi ya itu tadi, untuk masuk harus bayar lagi dan ada alokasi waktu.
  5. Oleh-oleh ada di Pasar Khatulistiwa lt. 2. Harga relatif agak mahal. 🙂
  6. Makan ada di Pasar Khatulistiwa juga. Disana harus beli voucher untuk transaksi jual belinya. Jika temen-temen sudah pernah ke Floating Market pasti sudah paham masalah voucher ini. Nah, voucher ini gak bisa diuangkan, jadi untuk pemesanan makan sudah harus diperhitungkan ya. Harga makanan/minuman relatif agak mahal juga disana. 
  7. Tidak ada mesin ATM di Dusun Bambu. Terdekat menurut informasi kasir disana ada di Universitas Advent. Lumayan jauh. Jika ingin bayar oleh-oleh mah aman, tapi buat yang kecil-kecil agak susah kalo misal gak punya uang cash. Misal bayar Sampan Sangkuriang, warung kecil dibawah “jalan layang”, dll.
  8. Rumah mode itu sudah termasuk klasik dan pasti sudah banyak orang main kesana. Paling enak skip rumah mode dan full time di dusun bambu
  9. Untuk keluarga/kalian yang memang pengen jalan-jalan sekitaran dusun bambu sebenernya lumayan banyak juga spot menarik disana. Jika memang one day trip, terdekat dengan Dusun Bambu arah pulang (via parongpong) ada Curug Pelangi/Curug Cimahi dan Kampung Gajah. Jadi bisa sekalian mampir disana. Atau jika ada yang pengen banget menginap dekat dusun bambu yang saya rekomendasikan adalah Kompleks Villa Istana Bunga

Terima kasih. *cheers 🙂 | Mari selamatkan generasi bangsa dari bahaya kurang piknik!!

Jakarta, 23 Januari 2017

Advertisements

2 thoughts on “One Day Escape ke Dusun Bambu

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s