Pepatah Ilmu Maling


Hari ini, saya di PHP-in. Maklum, kalo bicara pasca kelulusan, rata-rata manusia sudah masuk ke dalam satu belahan dunia, dimana orang-orang yang ada belahan dunia itu isinya pada galau. Entah galau versi apa dan level berapa. Yang pasti galau. Sama kayak lagu galau yang satu ini

Galauku, ada lima.
Rupa-rupa warnanya.
Merah, Kuning, Kelabu, Merah Muda dan Biru. Meletus galau. . . Emm. . Yang mana dulu yaaaa??? (Tuh kan galauuuu!!)

Ya sama kayak gitu kali ya, sekarang galau sudah menjamur. Padahal, jaman saya masuk kuliah dulu tahun 2008 di Bandung, gak ada tuh orang ngomong galau. Mau berat, susah, tetep gak ada kata galau. Mau bicara slogan, “Maneh teu galau? Teu gaul ieu mah”. Gak ada. Yang ada slogan ya cuma satu, “Hora ngapak, balangi sem . . .”. Gak jadi ah, takut bocor slogannya. Heuheuheu. .

Jadi gini khalayak. Hari ini sebenarnya ada tes Paragon di UGM. Itu lo, yang salah satu produknya salah satu brand kosmetik namanya Wardah. Tahu to? Eittts, tapi jangan malah nanya motivasi saya ikutan ngelamar disini ya. Apalagi malah ngira masukin sini pengen bisa macak alias dandan. Bisa pake foundation, bedak, pensil alis. Gak, bukan itu. Catet!!

Lucu. SMS masuk pertama memberitahukan hari ini tes di UGM meskipun belum diberitahukan lebih lanjut lokasi pastinya dimana. Sampai hari H, udah di telpon, di SMS pun gak ada balasan dan diangkat. Di web ECC pun gak ada informasi. Lah ini, tes jadi apa gak? Galau kan? Kalo dilihat sama lagu galau diatas, sama? Wekwekwek. .

Begitulah hari ini. Cuma bisa diem, sama ngeliatin HP barangkali ada SMS nyasar panggilan tes.
Kalo boleh dikata, pepatah yang paling pas buat saya hari ini adalah “Pepatah Ilmu maling”. Kok bisa? Bayangkan, dimana-mana maling itu gak fokus sama satu pintu. Seandainya pintu satu tertutup, yang ada dia selalu mencari pintu-pintu lain yang memang terbuka baginya. Tinggal ikhtiar saja. .

Ilmunya pas kan, buat hari ini?
Yogyakarta, 15 Mei 2014.

11 thoughts on “Pepatah Ilmu Maling

  1. wikfa says:

    Sekedar share di pagi hari Yog๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ soal kegalauan pasca kelulusan. Ada jeda waktu antara selesai ujian sidang dan wisuda, pada saat itu sempet ngomong ke mama “ma, ada ngak yang perusahaan yg mau nerima aku kerja di tempat mereka?” trus mama ngejawab dengan bijaknya “rejeki itu sudah ada yang ngatur (Allah), berusaha saja dan tentunya dengan hati ikhlas” eh beberapa hari kemudian iseng-iseng daftar kerja (itupun karena desakan temen dan di jam terakhir penutupan pendaftaran) tahap demi tahap seleksi ternyata akunya lulus dan alhamdulillah malah jadi satu-satunya cewek yg lulus. Tetep semangat ya Yog๐Ÿ˜‰๐Ÿ™‚

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s