Rinduku Memuai di Ujung Hari Itu


Rinduku memuai diujung hari itu. Namun, seandainya ia berubah menjadi bentuk yang lain –meski dengan api ku bakar rindu itu hingga menjadikannya abu-, aku tetap menyebutnya rindu. Bahkan tak sedikit orang berucap, rindu yang ku maksudkan itu memang abadi, meski sepintas ku rasakan, wujudnya berganti-ganti. Tapi ia tetap satu!!

#TandaTanya |ย Purwokerto, 13 Desember 2013

9 thoughts on “Rinduku Memuai di Ujung Hari Itu

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s