#postcardfiction : Ah, Kurasa Tidak!!


Ini adalah pembicaraan satu arah dengan si Gembul.

Sewaktu aku jalan tadi, banyak yang meneriakkan aku mirip Dude Herlino.
Bayangkan saja mbul, Dude Herlino. Aktor keren dalam “Ketika Cinta Bersambung” itu.
Bahkan dari jaman aku SMApun tidak ada satupun orang yang berkata demikian.
Apalagi orang tuaku, hanya menyebut dogel.
Entah apa artinya. 

Hari ini mbul, bayangkan saja,
orang-orang sepanjang jalan serempak berkata seperti itu,
Ya meskipun hanya sepuluh orang,
tapi kalau dikatakan sampling, sudah dari cukup
untuk mengambil kesimpulan kan?
Ya gak? Hey, iya gak?

Mau dikata apapun, hari ini bagai
terbang ke angkasa, tentunya
gak sampai pake baling-baling bambu,
apalagi sampai naik pesawatnya coco crunch,
yang ujung-ujungnya selalu numpahin cokelat ke ladang gandum
terus yang naik pesawat terjun, sambil makan cokelat.
Hah, Gak sampai segitunya mbul!!
Hanya berasa senang sekali, meskipun aku tidak tahu benar
Mengapa mereka berkata seperti itu.

Atau mungkin disebut, senangku kali ini
bagai madu tanpa garam. Lah kok bisa?
Ya iya, momenku hari ini, adalah
momen termanis yang pernah ku rasakan.
Bahkan indahnya skripsi, lewat!!
Indahnya dapet arisan, lewat!!
Indahnya nikah? *emmm

Yang ada, ya cuma madu saja.
Mau garam, mau racun, mau boraks, formalin,
ilangggggggg. Yang ada cuma satu rasa, madu.
Lah, seandainya kau tanyakan mau dikemanakan lagu madu dan racun,
Aku cuma jawab, “Itu kan jaman gajah mada belum sunat”. Alamaaaak. .

Mau percaya atau gak mbul, seandainya saat ini aku adalah orang kaya
Gak peduli, kaya apa.
Itu orang yang bilang aku mirip Dude Herlino sudah ku kasih
uang 50 ribu satu-satu. Atau kalau perlu, ku kasih kesempatan
foto dengan ku tanpa birokrasi yang rumit.
Yah, syukur-syukur, kalo ada yang cantik, bisa aja kan sekalian
ku ajak nikah? Daebak tingkat dewa!! *plakkk

Dan, coba tebak, apa yang ku lakukan seharian?
Gara-gara mereka bilang aku mirip Dude Herlino,
Aku hanya duduk di depan cermin.
Memandang wajahku tanpa ku kedip sedikitpun,
Ku lihat mendalam pun sudah,
Ku balik cermin beberapa kali pun juga sudah,
Yang diatas, ku ubah ke bawah, yang bawah juga sudah ku geser-geser.
Tapi hasilnya tetap sama mbu!! 
Apa?
Aku hanya bergumam, itu saja.
Apa ya mirip?
Apa ya mereka cuma bercanda?
Aaaaah, tapi ku yakin, kurasa tidak!😛

Selamat membaca!🙂

Bandung, 3 Januari 2013

71 thoughts on “#postcardfiction : Ah, Kurasa Tidak!!

  1. viennays says:

    whaduu.. kaget deh ga bener2 baca tulisannya kali ini. Gara2 ketemu asmirandah ya td sore :p Iya sih keknya emang mirip sama (jempol kakinya) dude herlino. Piss, hhehe :p

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s