Membaca Malam


Bandung, 27 September 2012
-status facebook tadi malam

Membaca malam, selaksa menyimpan beribu kata untuk di semai. Satu per satu mengumpul menutup sang mentari yang semakin meredup dibuai kemegahan. Ufuk barat menjadi saksi, bahwa ternyata keanggunan itu “tak ada yang abadi”. Selalu ada benih-benih keanggunan yang ternyata tak bisa diterka dengan hanya berbalut keyakinan. Siang dan malam, menjadi indah, karena memang keanggunan selalu berdirikan tahta terbatas. Ya, terbatas. Terbatasnya itu menjadikan malam teramat indah meski selalu bertabur kegelapan dan bermesra-kan kesunyian. Membaca malam “yang terbatas itu” seperti seni yang indah, indahnya pun tak bisa sama. Satu menolak, satu mengiyakan. Tapi yang pasti keindahan itu terus beriringan, berjejer, berbaris rapi tanpa perbedaan. Entah mengiyakan atau tidak, membaca malam ini, sungguh bermuara-kan keindahan.

76 thoughts on “Membaca Malam

  1. SanG BaYAnG says:

    Uyee.., mulai menyukai sepi kayaknya..wkxkxkx😆

    Okey mase.., semoga saja selalu bisa membaca semesta dibalik ketenangan malam yang selalu memberikan warna.

    Sukses slalu untukmu.

  2. Citra W. Hapsari says:

    malamku,..ketika semua keletihan berpadu,tetap tak mampu sembunyikan indahmu, damaimu,..syahdumu..
    malamku,..rasa aman ini hanya kamu yang tahu,ras tenang ini hanya denganmu,…esok aku akan akan beradu,pada siang yang terik tak bersahabat,pada petualangan yang melelahkan dan menggelora…namun aku akan tetap kembali padamu,rindu pada indahmu,..rindu damaimu,..rindu syahdumu…
    *tsaaaahhhh*:mrgreen:

      • Citra W. Hapsari says:

        alhamdulillah,ada yang kangen sama saya ternyata, ehem2
        *benerin kerah* :p

        malamku,..kadang ku tak berani tertidur karena ku takut akan terbangun,dan mendapati segala yang indah cuma mimpi…

        malamku,..kadang terlampau ku takut terbangun karena takut mimpi buruk ini masih akan berlanjut,..

        kapan mimpi ini berakhir dan terganti indah aku ingin tahu,..
        aku ingin bertanya padamu…malam..

      • Citra W. Hapsari says:

        macam jaelangkung dng…datang tak diundang pulang tak diantar…hayooo,mau tanya apa sama jaelangkung yang baik ini??:mrgreen:

        lhhaahhh,..itu mah mimpi buruk beneran,..😆

  3. Urupa Chan says:

    Permaisuriku oh kemanakah dirimu berada..
    Kutanya daun, menggeleng-geleng entah maksudnya apa
    Kutanya angin cuma kibasan poniku yang menjawab

    *gubryuuuuk [eh mic nya jatooh]
    dan akhirnya balik ke belakang panggung deh..
    hihihiiiiiiiiiiiiiii

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s