Menggambarkan Kepribadian Kita [jilid 2]


Baca dulu, mengenal kepribadian jilid 1😀

Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas tentang alasan pentingnya mengenal diri sendiri, baik dari beberapa sumber ataupun pendekatan saya sendiri di dalam mengupasnya.🙂 Untuk jilid kedua ini kita akan membahas tentang kelebihan masing-masing karakter. Biasa, untuk pemanasan kita akan berbicara yang baik-baik dulu. Hehehe…

Jika kita berbicara mengenai kelebihan, satu quotes dari orang yang tak dikenal mengatakan bahwa

Positif yang dibawa sampai ujung yang ekstrim itu dapat menjadi negatif

Benar, salah atau bingung?🙂
Oke, mari saya coba telaah.
Pada dasarnya, apa yang kita punyai yaitu kelebihan dan kekurangan sebenarnya “tidak bisa diubah“, kesimpulan ini saya dapatkan di salah satu seminar di Jogja (#nama masih dirahasiakan).🙂
Oke saya ulangi lagi ya, biar kata-katanya semakin terngiang-ngiang, kelebihan dan kekurangan sebenarnya “tidak bisa diubah” yang bisa kita lakukan adalah mengubah efek yang ditimbulkan dari dua hal itu. Jika kita memang mempunyai badan yang kurang tinggi, maka kita pasti tidak mungkin untuk mengubahnya, tapi yang bisa lakukan adalah mengubah efek dari hal tersebut, begitu juga sebaliknya. Mungkin bisa saja dengan sering-sering berpikir bahwa kurang tingginya saya, masih ada yang lebih pendek dari saya, atau mungkin berpikir bahwa banyak perempuan di Indonesia ternyata lebih menyukai orang yang “lumayan” tinggi ketimbang orang yang “cukup” tinggi. #eaaaaaaaahh

Nah, lalu apa hubungannya dengan “ujung ekstrim = negatif”? [ngomong-ngomong kiasan sebelumnya nyambung gak ya? Hehehe]. Oke, satu contoh. Jika kita memiliki kemampuan pandai berbicara, bukankah akan menjadi annoying ketika kita terlalu banyak bicara? Nah lalu, apa yang harus kita lakukan? Kita harus memposisikan kelebihan itu dengan porsi yang tepat. Ingat, porsi yang tepat tidak lebih, tidak kurang. Sehingga kita lebih mempunyai citra diri yang cukup, tidak malah semakin berujung kebencian. Hehe. .

Oke, inilah kelebihan masing-masing kepribadian. Manakah yang mirip dengan kawan-kawan semua?

Koleris

– Dilahirkan sebagai pemimpin
– Sangat memerlukan perubahan
– Berkemauan kuat dan tegas
– Bisa menjalankan apa saja
– Berorientasi tujuan
– Mengorganisasi dengan baik
– Mendelegasikan pekerjaan
– Berkembang karena tantangan
– Tidak terlalu perlu teman
– Biasanya selalu benar
– Unggul dalam keadaan darurat
– Berpikir praktis & logis
– Tidak suka berhayal

Penjelasan sedikit: Orang koleris, biasanya terlihat keras kepala, terlihat ingin menang sendiri, cepat bertindak untuk menyelesaikan masalahnya, senang dengan perdebatan. Pokoknya kalo misal ditempatkan jadi pemimpin/ketua suatu organisasi atau kegiatan joss gandos deh. Cepat bertindak dan segera mencari solusinya.🙂

Sanguinis

– Suka bicara, suka bercerita
– Menghidupkan pesta
– Ingatan kuat untuk warna
– Memukau pendengar
– Baik di panggung
– Lugu dan polos
– Antusias dan ekspresif
– Penuh rasa ingin tahu
– Selamanya menjadi kanak-kanak
– Sukarelawan untuk tugas
– Kreatif dan inovatif
– Mengilhami dan memesona orang lain
– Mudah berteman
– Tampak menyenangkan

Penjelasan sedikit: Orang sanguinis terlihat adalah orang yang selalu ceria, menghangatkan suasana dengan keceriaannya, semangat dalam menjalani hidup, dan terkadang menjadi satu central dalam sebuah kelompok karena kemampuan merangkai ceritanya.

Melankolis

– Mendalam, penuh pikiran, analitis
– Serius dan tekun
– Jenius (intelek)
– Berbakat dan kreatif
– Menyukai daftar, diagram, grafik dan bagan
– Sadar perincian
– Tertib dan terorganisasi
– Teratur dan rapi
– Perfeksionis (Standar tinggi)
– Ekonomis
– Perhatian dan belas kasihan yang mendalam
– Mencari teman hidup yang ideal
– Tertib, Teratur, Rapi, Terorganisasi

Penjelasan sedikit: Orang melankolis itu benar-benar analitis banget, memikirkan permasalahan suatu hal dari segala sisi yang mungkin, nah karena seringnya dia berpikir, ujung-ujungnya gak jadi. hehehe. . Misal mau pergi ke toko elektronik, mendung tuh, terus dia berpikir, “Wah, kayaknya ujan, wah ntar celana basah deh, bla bla bla”, ujung ujungnya gak jadi deh.🙂

Lebih parahnya lagi, kalo ada kebakaran, “Yuk mari kita kumpul dulu, kita musyawarahkan, kira-kira bagaimana jalan yang paling tepat buat madam-in api itu. ~rapat kelar, satu desa udah kebakar deh. :)”

Phlegmatis

– Serbaguna
– Kepribadian rendah hati
– Selalu santai
– Diam, tenang dan terkendali
– Sabar (baik keseimbangannya)
– Berbahagia menerima kehidupan
– Punya kemampuan administrasi
– Menengahi masalah
– Mudah diajak bergaul
– Punya banyak teman
– Menjadi pendengar yang baik

Penjelasan sedikit: Orang phlegmatis biasanya orangnya damai, gak mau yang namanya mencari masalah ataupun mencari tantangan. Dia hanya berjalan dengan kondisi aman, gak neko-neko. Orang koleris ngajak, ayyyyyyyyyooo serbu aja, hajarrrrrrrr aja sekalian. Orang koleris cuma bilang, udah, sabar, selow man. Hehehe. Ya gitu deh.🙂

Itulah sedikit tulisan yang kali ini dibuat, semoga masih ada sesuatu yang bisa diambil. Mungkin kedepannya bakalah dibuat tesnya kali ya. Selamat menikmati, dan nantikan terus artikel saya.🙂

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s