sajak//Presiden Boleh PERGI, Presiden boleh DATANG!!


Refleksi Hari Ini, Esok Untuk Indonesia!!

Sebuah orde tenggelam,
Sebuah orde timbul, selalu saja ada suatu lapisan
masyarakat di atas gelombang itu selamat
Mereka tidak mengalami guncangan yang berat
Yang selalu terapung di atas gelombang
Seseorang dianggap tidak bersalah
sampai dia dibuktikan hukum bersalah
Di negeri kami ungkapan ini begitu indah

Kini simaklah sebuah kisah,
Seorang pegawai tinggi, gajunya satu setengah juta rupiah
Di garasinya ada volvo hitam, BMW abu-abu, Honda metalik,
dan Mercedes merah
Anaknya sekolah di LeidenMontpellier dan Savana
Rumahnya bertebaran di Menteng,
Kebayoran dan macam-macam indah
Setiap semester ganjil isteri terangnya
belanja di Hongkong dan Singapura
Setiap semester genap isteri gelapnya
liburan di Eropa dan Afrika
Anak-anaknya. .
Anak-anaknya pegang dua pabrik,
tiga apotek dan empat biro jasa
Selain sepupu dan kemenakannya
buka lima toko onderdil, lima biro iklan
dan empat pusat belanja.

Ketika rupiah anjlok terperosok,
kepeleset macet dan hancur jadi bubur,
dia, haaaaaaaah!!
dia ketawa terbahak-bahak
kerena depositonya dollar Amerika semua
Sesudah matahari dua kali tenggelam
di langit Barat, jumlah rupiahnya
melesat sepuluh kali lipat
Krisis makin menjadi-jadi
Dimana-mana orang antri
Maka 100 kotak kantong plastik hitam dia bagi-bagi
Isinya masing-masing : Lima genggam beras,
empat cangkir minyak goreng, dan tiga bungkus
mie cepat jadi
Peristiwa murah ini diliput
dua menit di kotak televisi
dan masuk koran halaman lima pagi sekali

Gelombang mau datang,
Datang lagi gelombang setiap bah air pasang
Dia senantiasa terapung di atas banjir bandang
Banyak orang tenggelam toh mampu timbul lagi
lalu ia berkata sambil berdiri :
Yaaa….. masing-masing kita kan punya rejeki sendiri-sendiri
Seperti bandul jam bergoyang-goyang
Kekayaan misterius mau diperiksa
Kekayaan ……tidak jadi diperiksa
Kekayaan ……mau diperiksa
Kekayaan ……tidak jadi diperiksa
Kekayaan ……mau diperiksa
Kekayaan ……tidak jadi diperiksa
Kekayaan ……harus diperiksa
Kekayaan ……tidak jadi diperiksa

Sajak-sajak Peduli Bangsa
Republika, 9 Agustus 1998
Taufiq Ismail
source,  pict, pict, pict

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s