Keadilan Tuhan


Suatu ketika dengan sifat dasar ingin tahu atau bisa di bilang sok tahu, saya mencoba mengeluarkan barang-barang bekas yang ada di gudang. Kali-kali aja ada peninggalan harta karun peninggalan pres Sukarno. Kan enak tuh bisa ngenet berapa tahun dari biaya jualnya. Hwe..

Nah di tengah-tengah itu kutemukan sebuah artikel di Majalah Krida, dengan sedikit perubahan dan penambahan, artikelnya seperti ini:

Keadilan Tuhan adalah keadilan dalam membagi kebahagiaan:
Kebahagiaan bisa datang pada rumah-rumah karton di bawah jembatan, disini ada kemerdekaan asasi tanpa birokrasi, basa-basi dan kemunafikan.

Kebahagiaan bisa datang di dangau petani kecil yang sawahnya gagal panen, disini ada kebebasan dari kekotoran hawa, kekotoran hati dan kekotoran jiwa.

Kebahagiaan bisa datang pada para anak kuliah yang telat bayar SPP, karena ia semakin tahu hidup butuh banyak perangkat kesungguhan dan kedisiplinan.

Kebahagiaan bisa datang pada orang buta huruf, bodoh dan tak ambil pusingan, ia tak pernah risau dengan perang yang terus menggerogoti alam, ia bahagia karena tak pernah risau dengan bibit penyakit yang masuk tubuh bersaama air yang di minumnya, ia bahagia karena tak pernah risau siapa yang menang dalam pemilu.

Keadilan Tuhan adalah keadilan dalam membagi keresahan:
Keresahan bisa datang pada gadis cantik, berpotongan gitar dan berpenampilan menawan ia sering gelisah karena setiap ia berlenggang berpasang mata melihatnya, ia terus gelisah karena setiap malam minggu harus berkali-kali berurusan dengan tamu.

Keresahan bisa datang pada lelaki gagah, beerwajah tampan dan jago karate, ia suka resah melihat orang yang ngomong kacau, kurang ajar dan gak tahu aturan, ia selalu resah melihat gadis yang digandenglelaki tua yang jalannya sempoyongan.

Keresahan bisa datang pada orang yang banyak uang, punya rumah bagus dan bermobil mewah, ia bingung karena uangnya lebih banyak membawa petaka kalau salah menggunakannya, ia sering khawatir karena rumah bagus jadi incaran garong, ia selalu was-was kalau mobilnya diserempet motor atau dicakar anak-anak nakal.

Keadilan Tuhan adalah keadilan membagi kebahagiian dan keresahan. Apakah selama ini kita menyadarinya?🙂

Ingatlah, karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al Insyirah 5-6)

Gambar diambil dari: http://gaulmuslim.files.wordpress.com/2011/11/bahagia-itu_021.jpg

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s