Beruntungnya, Mahasiswa Tingkat Akhir!!


“Seribu mahasiswa angkatan muda hanya dapat bermimpi,  satu orang mahasiswa angkatan tua dapat mengubah dunia”

[Kita lupakan dulu quotes diatas. :)]. Predikat mahasiswa tingkat akhir terkadang membuat kita menjadi sosok pribadi yang dinamis [*lebih baik kan, dari pada ‘kacau’. He..]. Galau, strees, kejar deadline, hingga ngopi 3X sehari menjadi bumbu-bumbu penyedap di tiap harinya. Tingkat akhir juga membentuk pribadi yang efektif dalam mencari alasan. Jarang mandi, dikatakan sebagai gerakan dukungan terhadap pengurangan global warming, -saya juga bingung, harus cari benang merah dari mana antara mandi dengan global warming-, jarang makan, dikatakan sebagai gerakan dukungan diet sedunia, jarang kuliah, dikatakan sebagai gerakan menuju kedewasaan pemikiran, sampe-sampe jarang keluarpun dikatakan sebagai gerakan anti mahasiswa ganteng berkeliaran di jalan. What? Pantaskah aku mendapatkan kicauan seperti ini? Haha. .

Ya, itulah mahasiswa tingkat akhir, banyak dilema tersendiri yang datang di tiap harinya, dan yang pasti, “itu menyebalkan”. He. . [sok lebay gitu]. Kenapa menyebalkan? Bayangkan kalau seperti ini, [Mahasiswa tingkat akhir kalau ketemu di jalan pasti ditanya]
A: “Kak, gimana kabar?”
B: “Alhamdulillah sehat kok”
A: “Bukan kabar itu. Kabar TA maksudnya?
B: “Zzzzttt”
Sebel kan?🙂

Mungkin itulah yang harus dirasakan tiap harinya. Kekacauan batin menjadi bumbu penyedap bagi seseorang yang berada dalam kasta tertinggi di suatu perguruan tinggi. Layaknya piramida makanan, konsumen teratas pun semakin sedikit [*lebih baik jika di katakan sedikit dari pada hampir punah]. Beda dengan produsen yang notabene masih mahasiswa angkatan muda [disingkat *matamu] yang masih seger-seger, bisa cengar cengir pas di jalan, bisa ketawa-ketiwi padahal gak ada hal yang lucu. huh, dan yang jelas, semua itu sirna ketika kita berada di kasta tertinggi perguruan tinggi [disingkat *kasteri-perguting. -Gak banget kan singkatannya, bayangkan dengan yang tadi, “matamu”. Luar biasa. . ]. Itulah mahasiswa tingkat akhir.

Banyak yang bilang mahasiswa tingkat akhir merupakan sistem kendali perekonomian negara. Saya sempat tersentak mendengarnya. Entah itu bangga atau dilema yang pasti saya harus menguak berita kabur tadi. Dan hasilnya? Ya jelas memang berfungsi sebagai agent of controlling system [atau *agen sistem kendali, -gak banget ya? :)]. Kenapa? Setidaknya ada beberapa hal yang membuat seperti itu
  • Mahasiswa tingkat akhir yang perokok pasti kalau ngerjain TA, bisa-bisa satu hari habis lebih dari satu bungkus, mungkin sampe satu pak rokok. Artinya jika satu bungkus rokok harganya Rp. 10.000, [anggap saja 1 pak rokok berisi 10 bungkus] jadi Rp. 10.000 x 10 = 100.000/hari. Kalo satu bulan? Rp. 3.000.000 kan? Nah lo. Emang bener kan sumbangannya untuk perekonomian negara?
  • Mahasiswa tingkat akhir jarang banget keluar. Tiap detiknya sibuk berurusan dengan TA. Nah lalu apa hubungannya dengan agent of controlling system? Sabar. He.. Sekarang kita telaah. Ketika mahasiswa jarang keluar, pasti juga berkurang pengeluaran untuk makan, jajan, ngemil, minum, bla bla bla. Itu artinya dalam sebulannya pasti akan ada uang lebih yang bisa di sisihkan. Betul? Beranjak dari kebiasaan ini, pasti bulan-bulan kedepan juga terus seperti ini kan? Bayangkan saja jika kegiatan ini secara istiqomah berlangsung selama 5 tahun. Bisa-bisa kaya, dan jadi anak muda yang mapan nih. Bisa bantu pula orang-orang yang kurang mampu di desanya. Terus berkurang deh orang yang kurang mampu di desanya. Dan jika berkurang warga yang kurang mampu, akibatnya, “Perekonomian negara aman!!”. Berarti tidak salah bukan, bahwa mahasiswa tingkat akhir sebagai agent of controlling system?🙂
Bagaimana, memang beruntung kan menjadi mahasiswa tingkat akhir? Semua ambiguitas tercerna dengan lancar layaknya pengaruh vegeta yang secara rajin kita minum tiap harinya!! [nyambung gak ya? :)]. Lalu, masih adakah yang dapat dijadikan kebanggaan tersendiri untuk mahasiswa tingkat akhir? Ada. Mahasiswa tingkat akhir mengerti bagaimana rasanya dirundung masalah, oleh sebab itu banyak sekali mahasiswa tingkat akhir yang beribadah jauh lebih lama ketimbang biasanya. Nah, jika memang ini menjadi kebiasaan, pasti lebih jos kan ibadah kedepannya? [Gak percaya? Buktikan ndiri!!]😛

Kesimpulannya, emang pas kan salah satu quotes dari Bung Karno yang ditampilkan diatas?🙂

“Berkaryalah dengan caramu, berkaryalah dengan alur mimpimu!!” [Triyoga Adi Perdana, ST.]

Sumber gambar: disini 

16 thoughts on “Beruntungnya, Mahasiswa Tingkat Akhir!!

  1. fikri says:

    ketawa ja baca tulisannya..
    kenapa orang yang ngerjain skripsi jrang ngemil, beli makan.. karena uangnya dah abis buat motokopi..haha

  2. cryptata says:

    secJar?? pke p ga?? kalo firewall setauq udah final. udah denger IDPS lom?? intrussion detection protection system.. buat pencegahan si… tapi juga ada mekanisme penanggulangannya juga.
    *ditempatq TA=Skripsi jg kok..😛
    itukan gara2 tugasq kyk TA. cuma beda di bab 3nya doang… T.T

    • Triyoga Adi Perdana says:

      Emang meh nganggo server mit?
      Aku juga bingung nggo server apa pwe.
      Nek IDPS hanya program biasa, tapi ditempatkan di titik2 rawan malware dsb kan? emang implementasinya IDPS pan nang endi mit? Nek penanggulangan nganggo apa?

      Oalah le.
      eh, insya allah serangkaian ulang tahun pramuka, arep ana lomba karya tulis mbuh tentang pramuka apa pwe. Tolong ramekna ya!!🙂

  3. iis says:

    😀
    kalo boleh jujur,,kalimat2 diatas agak lebay Ga !
    tapi kalo dipikir-pikir lagi….ada benernya juga si….
    baru sadar kalo q jg kadang gitu…

    mahasiswa tingkat akhir harus punya endurance, istiqomah…

    moga kita semua sukses ya….amin..

  4. hery setyawan says:

    i like this one,… tak sepenuhnya benar, tak pula semuanya salah, tapi memang itulah keadaan yang sering terjadi, bahkan skripsi juga bisa mengurangi kepadatan penduduk di Indonesia, bagaimana tidak ====> “skripsi bikin mati”….

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s