Sebuah Motivasi Diri dari “Dunia Lain”


Terkadang kita begitu susahnya mendapatkan motivasi diri. Kurangnya semangat dalam hidup menjadikan hari-hari yang kita lalui menjadi kurang bermakna [katanya :)]. Tetapi satu hal yang perlu digaris bawahi adalah bahwa motivasi diri begitu mudah kita dapatkan dari sisi lain dalam cara pandang kita akan semua hal yang berasal dari dunia lain. Percaya?๐Ÿ˜›
Kita buktikan.

Tahukah teman, mari kita belajar dari kuntilanak,
sesulit apapun hidup, segalau apapun mereka “yang perlu digarisbawahi“, mereka selalu tersenyum bahagia, ikhlas, tanpa paksaan siapapun.
[ini cocok untuk mahasiswa tingkat akhir atau injury time]
#nyambungnya pasti tingkat akhir ya! Hehehe.๐Ÿ™‚

Lalu, kita dapat belajar dari yang namanya tuyul. Kenapa gitu?
Dia membuktikan, bahwa meskipun dia masih kecil tapi dia sudah pandai mencari uang sendiri. Belajar mandiri, tak kenal lelah dan tantangan yang menghadangnya!!
[ini cocok untuk seorang entrepreneur muda, atau mahasiswa yang ingin memulai usahanya sendiri]๐Ÿ™‚

Lalu, kita dapat belajar dari seorang pocong,
dari dulu bajunya itu-itu aja, hidup sederhana, tak pernah mengeluh.
[ini cocok untuk motivasi diri, pantang mengeluh karena apapun, pantang mengeluh dalam keadaan sesulit apapun]

Lalu, mengaca dan belajarlah dari seekor babi ngepet,
kalau malam cuma pakai lilin, hemat listrik, gak berlebih dan gak boros.
Susah kan mendapatkan seseorang yang memegang teguh prinsip seperti ini?
[ini cocok untuk orang yang berada di dalam gaya hidup orang perkotaan. Woi woi, ngirit pak!!]

Lalu, kita dapat belajar dari jaelangkung, bukan pakaiannya yang serba hitam dan pake batok kelapa buat jadi topeng. Tidakk. . Prinsip jaelangkung ternyata dapat hidup sangat mandiri, selalu datang tak dijemput, dan pulang tak diantar. Berani, mandiri dan tanpa ketergantungan dengan orang lain. Super sekali.
[ini cocok untuk seseorang yang merasa rendah diri]. hahaha

Lalu, kita juga dapat melihat karakteristik dari seorang suster ngesot,
Kesabarannya, luar biasa, walau pelan tetapi pasti, istiqomah di dalam pekerjaannya, ngesot sepanjang hari, mau upah berapapun tetapi secara totalitas, ngesot-ngesot dan ngesot.
[ini cocok untuk para pemimpin negeri ini, totalitas yang tidak dipengaruhi oleh gaji per bulannya]

Apalagi?
Belajarlah dari sundel bolong teman,
tak pernah malu atas kekurangannya, selalu bertahan dan selalu bisa menatap hidup.
[ini juga cocok untuk seseorang yang merasa kurang akan penampilan dirinya]

Gimana? Sudah termotivasikah membaca artikel kali ini? Salam Goyang Gayung!!
[Bergerak atas inisiatif teman, dengan segala bumbu, jadilah artikel ini]๐Ÿ™‚

4 thoughts on “Sebuah Motivasi Diri dari “Dunia Lain”

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s