Antara Tua dengan Dewasa


tlc.howstuffworks.comBandung – Suatu saat saya pernah membaca suatu artikel disuatu kumpulan cerita. Di buku itu ada suatu cerita yang menarik, diceritakan bahwa ada seorang wanita yang berumur sekitar 87 tahun yang memasuki bangku kuliah. Aneh memang, tapi dari sinilah muncul suatu hal yang memang mampu membuat mahasiswa dikala itu perlu untuk berpikir ulang mengenai pemikiran mereka. Sering dia ditanya akan hal mengenai alasan dia melanjutkan kuliahnya, tapi itu semua tidak pernah sekalipun menyurutkan pandangan beserta semangatnya untuk belajar meski usianya sudah lanjut. Hingga suatu saat pada acara tertentu, dia mempunyai kesempatan untuk berbicara di depan khalayak ramai. Dengan gugup dan sedikit malu diapun mulai berkata,Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua; kita menjadi tua karena kita berhenti bermain. Kamu harus tertawa dan menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun tidak mengetahuinya!”

Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan. Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat. (Submitted by Astuti Bisowarni (@britishcouncil.or.id).

Sungguh luar biasa, dengan umurnya yang semakin senja, tapi dia selalu mempunyai keyakinan bahwa dia mampu untuk mengambil jalan dimana belum tentu orang lain bisa melewatinya. “Wahai, hamba Allah yang rajin menuntut ilmu. Jika kalian menuntut ilmu, hendaknya dengan niat yang ikhlas karena Allah semata. Di samping itu, juga dengan niat karena melaksanakan kewajiban karena menuntut ilmu wajib hukumnya, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam laki-laki maupun perempuan” [HR Ibnu Abdul barr]. Fastaqim!!

Intermezzo!
Ada beberapa kalimat yang saya anggap itu dapat menjadi sebuah pelajaran bagi kita.
1. “Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat” Dan ini di pertegas lagi dengan kalimat “Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun”. Artinya bahwa setiap detik yang dilalui, pastilah itu mengurangi umur kita. Entah apapun alasannya, pahamilah bahwa umur kita semakin bertambah, dan dituntut untuk semakin berpikir secara lebih dan luas. Berpikir secara inilah yang mungkin akan menjadi filter dan penggerak atas apa yang telah kita lakukan sebelumnya. Apakah kedepannya akan menjadikan timbangan amal kita semakin berat pada amal baik kita, ataukah sebaliknya.

2. “Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan” . Memang terasa global pendekatan dari kata perubahan ini. Tapi yang penting adalah belum tentu saat kita mengalami perubahan ternyata berpengaruh secara horizontal dengan kedewasaan. Beberapa mungkin ada, seseorang yang mengambil ibroh (pelajaran) dari hal ini, tapi mungkin itu belum bisa dikatakan dalam tingkatan dewasa dalam kaitannya mengartikan dan mengumpulkan parameter-parameter dewasa itu sendiri.

3. “Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat“. Mungkin ini sudah jelas, bahwa memang penyesalan datang, selalu datang pada pada saat terakhir. Nah dengan perkataan ini dia sekedar mengingatkan untuk selalu berbuat baik yang sesuai disyariatkan oleh Allah dan selalu mempunyai ilmu yang bermanfaat karena pada dasarnya kita tidak tahu kapan kita mencapai batas umur kita. Rasulullah SAW juga pernah memohon dalam doanya, “Allaahumma inni a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’u”. ‘Ya, Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat.’ Semoga kita termasuk dalam golongan yang dirahmati Allah. Amin.

Allah berfirman: ”Kehidupan ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhiratlah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui”(QS Al Ankabut 64).

Jika ada yang salah dan kurang berkenan. Mohon untuk dikoreksi.
Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan anda pada diri sendiri. (Robert Collier)

Bandung, 24/11/2011.
Ditengah-tengah kuliah yang membosankan,
APSI, bergerak menuju penyelesaian tubes.🙂

9 thoughts on “Antara Tua dengan Dewasa

  1. iis says:

    Nice !!!

    Proud of people that can make “something usefull” id that condition [Bandung, 24/11/2011.
    Ditengah-tengah kuliah yang membosankan,
    APSI, bergerak menuju penyelesaian tubes. :)]

    thanks ya..^^

    • Triyoga Adi Perdana says:

      He. . Iseng-iseng aja is. Ngisi waktu luang.🙂
      Oh ya, sms kemaren punten belum di bales.
      Kebetulan kemarin mau main ke surabaya minta tolong jalur angkot, penginapan dll, tapi gak jadi.
      Oh ya, untuk memoir kayaknya belum bisa ikut berpartisipasi.
      Tugas menumpuk. He. .

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s