Menginstall WordPress.org [bagian 1]


#warungwalking | sebagian di lokasi: Ngopi Doeloe [Buah Batu, Bandung]

Bagian 1: CMS, Hosting, Domain, Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Tulisan kali ini saya akan membagi beberapa kegiatan yang dulu saya demen banget sebelum masuk dalam blog online wordpress.com. Ceritanya ya masih berkutat dengan tugas kuliah buat basis data, berhubung gak mau ribet, akhirnya ngambil template2 yang gratisan buat tampilan. Maklum, saya agak gak paham goyang gayung mainan CSS disana. hihi. . Gak afdhol juga kalo dulu itu cuma main template doang, demi urusan tulis-menulis, saya pengen agak gaul sedikit buat ngulik yang namanya CMS.

Bagi yang merasa gak tahu yang namanya CMS, saya kasih bocoran dikit yak. 

CMS (Content Management System) is the collection of procedures used to manage work flow in a collaborative environment. These procedures can be manual or computer-based. The procedures are designed to do the following:

Allow for a large number of people to contribute to and share stored data
Control access to data, based on user roles (defining which information users or user groups can view, edit, publish, etc.)
Aid in easy storage and retrieval of data
Reduce repetitive duplicate input
Improve the ease of report writing
Improve communication between users

In a CMS, data can be defined as nearly anything: documents, movies, pictures, phone numbers, scientific data, and so forth. CMS’s are frequently used for storing, controlling, revising, semantically enriching, and publishing documentation. Serving as a central repository, the CMS increases the version level of new updates to an already existing file. Version control is one of the primary advantages of a CMS.

Buat pembaca yang bahasa inggrisnya masih sebatas hafal Alphabet doang. Intinya CMS itu gini, CMS itu suatu sistem yang kita gunakan untuk mengelola aplikasi yang berbasis web. Kita [terutama bagi orang awam, atau untuk user yang biasa], hanya perlu klak klik aja untuk masuk ke sebuah aplikasi atau web, kita gak perlu tahu perintah-perintah/sintaks-sintaks jeroan kayak phpnya, kayak database nya atau apapun yang notabene buat orang awam pusing kayak minum kalpanak satu ember. Kita cuma perlu liat tampilan yang tertera di webnya saja. Kemudahan itulah yang disebut dengan sistem CMS. Kebayang kan kalo gak ada CMS, mau masukin data aja, kita musti masukin sintaks insert, update, delete pake php. Ribet tingkat nasional deh. Kalo ada CMS kan kita cuma masukin data, klik tombol ok, data masuk deh.

Poin pertama, saya harap jelas ya. Kunci yang paling sederhana kalo ngomongin CMS itu sistem -untuk kemudahan akses.

Berbicara mengenai CMS, sebenernya tuh CMS banyak macamnya. Kayak dibawah ini

Joomla (http://joomla.org/)
Mambo (http://mamboserver.com/)
Word Press (http://wp-cms.com)
PHP-Nuke (http://phpnuke.org/)
Drupal (http://drupal.org/)

Dari beberapa contoh CMS diatas, saya paling suka ngeinstall wordpress. Selain emang bagi saya sederhana, bagi pengguna wordpress.com, CMS wordpress yang satu ini gak berbeda jauh tampilannya. Ya maklum, sebenernya ini satu produk yang sama. Bedanya wordpress yang CMS ini (lebih enak dikenal sama wordpress.org) “anggap saja” produk wordpress.com yang bisa kita nikmati sendiri tanpa koneksi internet, alias offline. Terus apa sebatas itu aja perbedaannya? [saya akan berbicara simple aja ya, perbandingan yang saya katakan dibawah ini bagi temen-temen yang udah terbiasa pake wordpress.com pasti gampang pahamnya. :)

Sebelum melangkah lebih dalam saya akan mengutarakan dua hal yang paling penting, dan akan banyak di umbar di bawah, yaitu hosting dan domain

Hosting

Hosting itu merupakan tempat kita menyimpang berkas-berkas yang di tempatkan di internet sana. Kalau temen-temen kenal sama yang namanya google drive, flickr, 4shared meskipun gak terlalu tepat, tapi itu setidaknya bisa sebagai "gambaran" dengan yang namanya hosting. Ya gampangnya sih, hosting itu kayak hardisk penyimpan kita yang di tempatkan di internet sana. Lah, terus apa hubungannya org dengan com nya wordpress? Gini nih, jika dibandingkan keduanya yang perlu diinget adalah semakin banyak space yang kita gunakan [dalam kapasitas hardisk misalnya], semakin mahal pula harga hostingnya. Di wordpress.com sendiri, untuk masalah kuota, temen-temen paling cuma kebagian kuota 3GB aja kan? Mau pasang foto, pasang apapun, pasti ujung-ujungnya terbatas kuota sebanyak 3GB. Itulah hosting kita, atau bisa dibilang, itulah kuota kapasitas penyimpan file kita disana, hanya 3GB.

Kalau di Indonesia sendiri, penyedia hosting ada bermacam-macam, contohnya

http://www.indowebsite.net/
http://www.jagoanhosting.com/
http://www.rumahweb.com/
http://www.qwords.com/
http://www.neohoster.com/

Masing masing hosting diatas, jelas ada baik buruknya. Silahkan cari di forum-forum aja deh, gimana pengalaman yang pernah hosting di sana. Itu diatas cuma sebagian contoh kok. Masih banyak hosting-hosting yang lain kalau temen-temen mau. Intinya cari di forum, biasanya disana itu orang pada jujur kasih pengalaman make hosting A, B, C, dst. Oh ya, jangan lupa perhatikan harga-harganya ya, space berapa harga berapa. Jadi bisa buat pembanding kita antara satu penyedia hosting dengan penyedia hosting yang lainnya.

Sempet search juga nih, top ten hosting versi alexa. Mari dilihat di [sini]

Domain

Domain itu bisa dikatakan nama unik kita, atau tanda pengenal kita di internet. Misal kutudjangkrik.com atau kutudjangkrik.org. Nah domain ini sebenernya yang buat gampang kita kalau cari apapun di internet. Kalau gak ada domain, kita pasti di pusingin sama yang namanya ngapalin IP Address. [klik aja buat tahu yang namanya IP Address]. IP Address [versi 4] tu kombinasi 12 angka seperti 192.168.255.255. IP Address itu jadi alamat yang digunakan oleh jaringan komputer buat saling berkomunikasi. Si komputer itu cuma bisa ngenal IP Address tersebut. Nah dengan adanya pengubahan melalui DNS (Domain Name Server) dari IP Address ke domain gaul kayak tadi itu, kita sudah tidak perlu menghafal alamat IP Address alamat tertentu buat masuk. Tinggal masukin domain, maka kita sudah langsung masuk ke web yang dituju, google[dot]com atau apapun deh.

Terus, domain juga di pisahkan lagi sama Top Level Domain, Second Level Domain sama Third Level Domain. Misalkan saja kutudjangkrik.com, penjelasannya kayak dibawah ini

Top Level Domain: yang paling belakang = .com [dot com] >> ada juga .org [dot org], .us [dot us] dsb. TLD ini dibagi lagi menjadi Global Top Level Domain (gTLD) [misalkan .com, .org ya kayak yang tadi di sebut] dan Country Code Top Level Domain (ccTLD) [contoh Indonesia= .id, singapura= .sg, Inggris= .uk, dsb]
Second Level Domain: yang ada di sebelah kiri TLD. Misal diatas berarti nama web saya [yogakeren]
Third Level Domain: Itu tambahan yang ada di sebelah kiri SLD. Misal mail.yogakeren.com dsb

Saya harapkan temen-temen semua memahami arti kedua hal diatas. Soalnya, untuk artikel di bawah sudah sangat berhubungan dengan dua kata diatas. :)

Setelah paham dengan panjangnya arti dari kedua kata diatas, kita lanjut ke pembicaraan tentang perbedaan wordpress.com dengan wordpress.org.

  1. Meskipun ini agak gak pas, tapi gampangan kita bisa nyebut kalau WordPress.com [online], wordpress.org [offline]
  2. WordPress.com [mudah, gratis, tidak perlu hosting dan tidak perlu beli domain], WordPress.org [kita harus menginstall sendiri, hosting sendiri, dan membeli domain sendiri]
  3. WordPress.com [kalau mau di upgrade kuota, harus bayar, keterbatasan kuota 3GB], wordpress.org [tergantung kapasitas hardisk kita 'kalo gak di onlinekan'] –sebagai catatan, sebenernya wordpress.org ini biasanya jadi satu jalan orang-orang yang hobinya buat web. Jadi wordpress.org itu jadi dasar orang buat web sendiri (gak selamanya sih, cuma biasanya kalau mau buat yang simpel ya pake worpress.org), nantinya, wordpress yang kita buat/alias offline di online kan toh? Nah kalo di online kan, kuota yang akan dibawa kesana sangat berpengaruh pada saat kita hosting-in web offline kita. Saran aja sih, mendingin jangan mbludakin file-file yang ngeberatin kita buat pas nge-hosting nantinya. Soalnya kuota hosting juga lebih besar lebih mahal. hehehe. .
  4. WordPress.com [tampilan defaut, ngubah daleman CSS juga harus berbayar], wordpress.org [kita bisa ngubek-ngubek jeroan dari wordpress. Ngutak-atik tampilan, html, php, css, dsb sampe mabok pun terserah kita. Asalkan kita tahu bahasa itu. Hehe. .]
  5. WordPress.org biasanya diutak-atik buat cari duit di internet. Atau biasanya kita main di SEO. Pasang iklan, pasang pay per click, dsb. Mungkin temen-temen sering secara tidak sengaja nemu web yang isinya iklan-iklan produk dewasa. Itu juga termasuk bagian dari cari duit. Buat saya sendiri, terkadang yang begituan malah buat gak nyaman. Bukan hanya karena isinya, tapi karena menuh-menuhin web. :) Nah, kalau wordpress.com biasanya kalau dibuat cari uang, ngasal masang banner malah di blokir oleh si empunya wp.com. Dikira spam kalo emang salah konsep. Makannya hati-hati saja kalo main disana. 

Sekian dulu ya, artikelnya. Ini artikel saya tampilkan bertahap, soalnya biar gak terlalu panjang. Untuk part 1, cukup berkenalan dengan CMS, Hosting, Domain, Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org. Untuk part 2 Insya Allah akan ada instalasi sampe kelar, semoga gak terlalu panjang ya. Hehehe. . 

Barangkali ada yang mau di tanyakan dan ditambahkan atau mungkin penjelasan saya sedikit ngawur, silahkan komentar di bawah ini aja. Semua pertanyaan, nantinya akan masuk ke FAQ yang saya tambahkan ke artikel. 

Tulisan ini sebagian ditulis sudah lama, kemudian saya remake kembali gara-gara kemarin Ibu-ibu Gaul (a.k.a. Mbak Lies dari Purworejo) nanya sebagian masalah ginian. Semoga bermanfaat mbak. hehe :)

Yogyakarta, 31 Januari 2013

26 thoughts on “Menginstall WordPress.org [bagian 1]

  1. menuruku wp.org bisa offline bisa online…offline krn diletakkan di PC yang ga terkonek inet alias localhost..klo online bener di hosting..tp hosting dan domain ga harus berbayar..ada yang free hosting..termasuk domainnya..meskipun domainnya ga enak dilihat misalnya dannimoring.comyr.com, nah itu ga enak dilihat..karena gratis..tapi ada yang mendekati enak dilihat..misalnya dannimoring.tk..jadi domain dot tk dipadukan dengan free hosting…salah satu free hosting itu bisa gunakan idhostinger.com atau 000webshosting.com…. tp namanya gratis tidak seperti yang berbayar..walaupun katanya idhostinger ataupun lainnya udah banyak kasih quote yang jauh besar bila dibandingkan quota free hosting jaman dulu….CMIWW

    • Wah ya betul juga mas, saya lupa nyertain yang hosting gratisan + masalah online itu (kalo masalah online mau jelasin ke yang localhost takut malah pada bingung. Ini tujuannya buat basic, jadi jelasinnya agak “ngawur” dikit buat nyari intinya). hehe. .

      Matur suwun atas penjelasan singkatnya. :)

  2. Wakakakakakakaka…..pake namaku di sebut pulak !!!!! Tak jewer kupingmu Ga….eh ssstttt….meski rodok ra mudeng #pokus pokus pokus Maaaakkkk !!!!! Tapi mayaaalah jadi rodok ngerti…..trus kalo temen2 googling soal kayak gini artikelmu mesti nongol nduwur dewe kieeee… :)

Please, give me advice for my articles!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s